Beranda Nasional Gubernur Khofifah Sabet Dua Penghargaan dari Kemendagri

Gubernur Khofifah Sabet Dua Penghargaan dari Kemendagri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih dua penghargaan. Keduanya didapat dalam ajang Penghargaan Organisasi Masyarakat (Ormas) Tahun 2019 yang digelar Kemendagri RI.

Penghargaan pertama diraih dalam kategori Pemerintah Provinsi sebagai Pembina Ormas Terbaik. Jawa Timur sebagai satu-satunya provinsi yang mendapatkan anugerah ini.

Sedangkan penghargaan kedua, diterima Khofifah selaku Ketua Umum PP Muslimat NU untuk kategori Penghargaan Khusus Bakti Sepanjang Masa atau Long Life Achievement untuk Muslimat NU. Kedua anugrah ini diserahkan langsung Mendagri Tito Karnavian.

Penghargaan Pemerintah Provinsi Sebagai Pembina Ormas Terbaik diberikan karena Pemprov Jatim dianggap mampu membina ormas dengan baik. Data yang ada, Jatim memiliki hampir 14.000 ormas, baik yang berbadan hukum maupun yang legalitasnya dengan surat keterangan terdaftar.

Selain itu, Jatim juga disebut mampu melakukan pemberdayaan dan sinergitas ormas dengan baik. Selain dari ruang komunikasi dan koordinasi yang terjalin lancar, Jatim juga menempatkan ormas sebagai mitra pembangunan.

Usai menerima penghargaan tersebut, Khofifah mengatakan ormas bergerak mengambil inisiatif untuk ikut serta secara aktif dan positif terhadap pembangunan di Jatim. Selain itu, ormas juga aktif membantu menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Jatim.

“Seperti yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya yakni Jatim Berkah dan Jatim Harmoni, dimana ormas ditempatkan ke dalam pilar demokrasi, sehingga dalam proses demokrasi mereka secara aktif memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan proses pembangunan,” kata Khofifah usai menerima penghargaan, Selasa (26/11/2019).

Dengan adanya penghargaan ini, dia berharap sinergitas dan strong partnership antara Pemprov dengan Ormas di Jatim dapat terus terbina dan terpelihara. Hal ini demi tercapainya Jatim yang maju dan sejahtera.

Sementara itu dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan keberadaan ormas sangat penting sebagai bagian dari penyeimbang sebuah negara. Ormas juga membantu menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

“Satu peran penting civil society adalah ormas sebagai penyeimbang agar negara tidak semaunya mulai dari planning hingga eksekusi. Ini akan menghindari sistem yang otoritarian ke arah sistem demokratis,” ungkap Tito.

Selain sebagai penyeimbang, Tito menyebut ormas mendorong sistem check and balance untuk lahirnya bangsa. Namun, mantan Kapolri ini mengingatkan ada batasan yang harus diperhatikan ormas.

“Pertama, harus menghargai hak-hak asasi orang lain. Kedua harus menjaga ketertiban umum atau publik. Ketiga mengindahkan etika dan moral. Keempat harus menjaga national security, tapi dalam bahasa UU menjadi menjaga persatuan bangsa. Jadi itu harus ditaati termasuk membentuk ormas,” tuturnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Highlights Sepak Bola SEA Games 2019, Vietnam Vs Timnas Indonesia U-22 2-1

  Timnas Indonesia U-22 kalah 1-2 dari Vietnam pada laga ketiga Grup B SEA Games 2019, Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12/2019). Gol menit-menit akhir membuat...

BTN Punya Dirut Baru, BNI Batal Gandeng Alipay-WeChat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir perdagangan Rabu kemarin (27/11/2019) ditutup di zona merah dengan posisi koreksi tipis 0,05% ke level 6.023,04. Performa IHSG...

Jokowi Sebut Ekonomi RI Cuma Tumbuh 5,04-5,05% di 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ekonomi Indonesia pada 2019 hanya bisa tumbuh antara 5,04%-5,05%. Jokowi menyebutkan level pertumbuhan itu menjadi tantangan bagi Indonesia di...

Hawa Negatif Bertebaran, IHSG Masih Bisa Bangkit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada pembukaan perdagangan hari ini (27/11/2019) dengan mencatatkan koreksi 0,16% ke level 6.013,27 indeks poin. Kemudian seiring berjalannya...

Recent Comments